Pages

Kamis, 26 Desember 2013

Ini Resolusiku, Bagaimana Resolusimu?

hari ini tanggal dua puluh enam bulan desember, perasaan jangan terus dipendam entar si dia keburu disamber. lah ini kenapa malah jadi mantun? ( -___-) ulang lah, ulang!

hari ini tanggal dua puluh enam bulan desember, ini berarti 2013 usianya udah ngga lama lagi, hanya tinggal hitungan hari. dan di penghujung tahun ini aku mau ngucapin kalimat standar yang sering diucapkan orang-orang tiap akhir tahun, yaitu....

gila, ngga berasa ye udah mau tahun baru lagi. waktu cepet banget berlalu. time flies. with super speed jet plane.

sebagaimana idul fitri identik dengan makan ketupat dan natal identik dengan ngasih hadiah, tahun baru pun punya beberapa hal yang identik dilakukan, diantaranya membuat resolusi untuk tahun depan -yang hanya bertahan di awal tahun kemudian terlupakan sepanjang tahun dan digantikan resolusi baru lagi di akhir tahun- #pfftt #truestory #ekebingits

tahun lalu, resolusiku adalah aku harus nurunin berat badan. seperti apa pelaksanaannya? mari kita lihat..

awal tahun : mencoba diet dan berolahraga.

beberapa hari kemudian : "masa bodo dengan diet, aku lapaaaaarr!!"

pertengahan tahun : "diet? apa itu?"

akhir tahun : nangis di atas timbangan lalu bikin resolusi tahun depan harus ngurusin badan.

awal tahun baru : ulangi tahap pertama.

ya begitulah..

karena itu untuk tahun baru ini aku ngga mau bikin resolusi yang terlalu muluk-muluk. simple aja sih, semoga tahun yang baru nanti lebih baik dari tahun ini dalam semua hal. dari segi ibadah, karir, pendidikan, social life, berat badan, kehidupan,.. semuanya deh, termasuk masalah jodoh #uhuk. semoga juga nanti bisa makin rutin ngeblog, ngga macam orang gajian yang sebulan cuma sekali.

eh, itu kayaknya agak muluk ya? biarlah, aminkan saja semoga di tahun yang baru nanti bisa terlaksana. kalau ngga semua, ya sebagian besar lah. kalau ngga sebagian besar, ya beberapa lah. kalau ngga beberapa, ya satu lah. kalau ngga satu pun, ya nangis di pojokan sambil ngorek tanah aja lah.

nah, kalian sendiri udah bikin resolusi apa untuk tahun baru nanti?

Selasa, 15 Oktober 2013

My Weakness

Kemaren saat mata kuliah bahasa inggris dosenku ngadain latihan interview. Salah satu pertanyaan yang ditanyain adalah 'what is your weakness?'. Tanpa ragu-ragu kujawab dengan keyakinan penuh, 'i'm a forgetful person'. Iya. Kelemahanku adalah aku pelupa. Banget.

Udah ngga terhitung berapa kali aku ngalamin masalah ketinggalan barang. Coba kalian wawancara hapeku, tanyain udah berapa kali dia jadi 'korban'. Dari ketinggalan di mall, di rumah sodara, di kampus, sampai di kondangan. Ajaibnya, biar ketinggalan dimanapun selalu balik lagi. Ah, itulah namanya jodoh, mau ada halangan apapun pasti bakal ketemu juga.

Ngga cuman ketinggalan hape, ketinggalan benda lain pun sering. Pernah aku ke kampus ketinggalan dompet dan sadar-sadar ketika mau bayar makan. Karena aku punya kebiasan naro uang pisah-pisah, di dompet dan di kantong celana, waktu ngeh dompet ngga ada ya santai aja. Eh pas rogoh-rogoh kantong ternyata kantongnya bolong. Cakep banget. Untunglah ada temenku yang mau diutangin, biarpun harus ikhlas hati diketawain dulu sebelum dipinjemin, paling ngga aku terbebas dari keharusan nyuci piring.

Minggu lalu pun waktu kuliah pulpenku ketinggalan. Dan cakepnya karena aku duduk di depan, bapak dosen nyamperin aku buat minjem pulpen.

Bapak dosen : rosita, boleh minjem pulpen?

Aku : *senyum innocent* saya ngga bawa pulpen pak..

Bapak dosen : lah, gimana sih, kuliah kok ngga bawa pulpen?

Aku : *gali lubang, lalu ngumpetin muka disana*

Akhirnya untuk pertemuan berikutnya, aku terus ngingetin diri sendiri untuk bawa pulpen. Terus kuulang-ulang di kepala, bawa pulpen, bawa pulpen, bawa pulpen. Dan berhasil lho, minggu depannya aku bawa pulpen! Tapi kamus dan hape lupa bawa.

Dan momen ketinggalan yang paling nyebelin itu baru-baru ini. Waktu itu aku ada panggilan interview, dan sebagaimana interview, peralatan tempur yang wajib dibawa adalah ijazah, transkrip nilai, CV, application letter, dan pulpen. Biar ngga kececer, aku masukin semuanya dalam map.

Setelah jalan naik angkot, entah kenapa perasaanku ngga enak. Kayak ada yang kurang. Kayaknya tadi aku megang sesuatu, kayaknya...

Mapnya ketinggalan.

Cakep.

Ah, entah ada apa dengan daya ingatku. Kayaknya dulu waktu Tuhan bagi-bagi daya ingat aku ngga dateng karena lupa. Tapi karena Tuhan Maha Baik, aku tetap dikasih daya ingat, sisaan yang masih ada.

( ·___·)

Sabtu, 21 September 2013

Jamuan Kesedihan

seringkali ketika datang kesedihan, penolakanlah yang jadi pilihan 
berpura-pura kesedihan tak pernah singgah, menutupinya dengan senyum palsu agar terlihat gagah 
terus mengunci air mata dengan alasan 'aku kuat', padahal kelopak mata kepayahan menahan laju tangis hingga sekarat 
berfikiran mungkin kesedihan lama-kelamaan akan jenuh lalu segera pergi angkat sauh
berharap senyum yang penuh kepura-puraan segera menjelma nyata menjadi tawa sungguhan

berhasilkah?

sayangnya tidak..

semakin diabaikan, justru kesedihan semakin berlimpah kekuatan
semakin besar kepura-puraan untuk tegar, semakin besar ia menggelegar
dan akhirnya dengan sekali hantam, robohlah kita hingga berdebam
meluluhlantak habis senyum palsu, hingga yang ada hanya tangis sendu

karena itu ketika kesedihan mengetuk pintu, bukakan saja tanpa ragu
biarkan air mata menderas, suguhkan saja untuk kesedihan ke dalam gelas
biarkan ia menikmati tangis hingga tak bersisa dan habis
biarkan saja..
kesedihan akan pamit dengan sendirinya ketika tak ada lagi tangisan untuk disajikan

aku, yang sedang menjamu kesedihan..
Rabu, 11 September 2013

Tes Psikologi Lucu-lucuan

sebelum cerita ini kumulai, mari kukenalkan dulu dengan para pelaku yang terlibat di dalamnya. semua tokoh disini dipanggil dengan embel-embel tante. kenapa dipanggil tante? karena rata-rata udah pada punya ponakan, bukan karena usia kita yang sudah tua. hish, sorry ya, kita ini ABG....

...beberapa tahun yang lalu..

bisa kita lanjut? oke..

jadi inilah tokoh-tokohnya, para tante-tante galau yang ngakunya kece.

tante dokter : sesuai nama julukannya, tante ini sedang mengejar cita-citanya jadi dokter. mungkin tante ini terinspirasi oleh Chila dan pengen ikut nyembuhin temen-temennya yang sakit. tante ini sedang galau karena masih belum bisa move on dari mantan.

tante ana : disaat kita masih meratapi nasib sebagai single fighter (you know what i mean, maksudnya jomb.. ah sudahlah..) tante kreatif satu ini baru aja lamaran habis lebaran kemaren dan udah bikin foto prewed aja dong! yeah, bikin sirik emang. pfftt. tapi tante ini sedang galau karena menjelang pernikahan adaaa aja cobaan yang dateng.

tante upin : nama aslinya fina. upin adalah julukan dari tante ana, kepanjangan dari uni pina. uni karena tante ini dari padang dan pina karena tante ana yang ngasih panggilan ini orang sunda, jadi lebih pasih nyebut pe daripada ep. tante ini sedang galau masalah skripsi.

tante uwo : nah ini eikeu. uwo itu panggilan dari ponakanku, dan tante-tante yang lain pun ikutan juga manggil tante uwo. sedang galau karena berat badan ngga turun-turun.

yah, kami memang tante-tante yang sedang galau. sini makanya dedek-dedek yang unyu-unyu dan kinyis-kinyis macam kakak al, kasih pukpuk ke tante.. *lalu dilempar ke mulut komo sama kak seto*

***

jreeeeng. sebuah pesan masuk di whats*appku. dari grup tante-tante kece.

tante dokter : tante jawab pertanyaanku yah, sebutin secara spontan 3 nama hewan yang ada di pikiran kamu dan sifat dari masing-masing hewan tersebut.

hoo, ini semacam tes psikologi nih kayaknya. jadi begini, sebutkan 3 hewan yang terlintas secara spontan di benak kalian. hewan apapun bebas, misal singa, gajah, dan koala. sudah? kalau sudah, deskripsikan sifat-sifat hewan tersebut. misal, singa ganas dan gesit, gajah kuat dan makannya banyak,  koala pemalas dan doyan tidur. sudah? kalau sudah, silakan lanjut baca ke paragraf berikutnya.

yang langsung terlintas di kepalaku adalah sapi, ayam, dan cumi-cumi. sifatnya masing-masing sama, enak, sedap, dan lezat. ah, tapi rasanya maksud pertanyaannya bukan itu.

tante dokter : serius ya, ini menyangkut pertanyaan psikologi.

tuh kan. langsung kuhapus bayangan rendang, ayam bakar, dan cumi asam manis dari kepalaku lalu membayangkan 3 hewan lain.

tante ana : nah udah, sok apa tante?

tante dokter : oke mulai ya.. coba liat sifat hewan pertama yang kamu sebut, itu adalah sifat kamu menurut kamu sendiri.

hooo. oke. jadi beginilah kami menilai diri sendiri. hewan pertama :

tante dokter
anjing = galak, pintar, penurut 

tante ana
anjing = unyu, setia, friendly

tante upin
anjing = galak, setia

tante uwo
anjing = lucu, tampangnya polos, friendly

tante dokter : nah, kalau sifat hewan kedua, sifat kamu menurut orang lain.

aha, mulai menarik nih. jadi di mata orang-orang ternyata kami kayak gini toh, ya ya ya. hewan kedua :

tante dokter
kucing = lincah, rese (sedikit tepat, memang tante ini lincah sekali, ngga mau diem. malah kata bapaknya tidur pun dia ngga mau diem)

tante ana
kucing = gemesin, mahal, aktif (makannya banyak, jadi kalau diajak jalan emang butuh dana gede untuk makan, makanya mahal)

tante upin
kucing = lucu dan imut kayak bayi (iya, tante upin imut kayak bayi berumur 22 tahun)

tante uwo
kucing = lucu, nggemesin (iya, aku nggemesin. orang suka gemes liat aku. gemes pengen muntah dan gemes pengen nabok)

tante dokter : untuk hewan yang ketiga, itu nunjukin sifat kamu yang sebenarnya.

wew. disinilah ketidakberesan mulai terjadi. ternyata banyak keanehan dalam sifat asli kami. mari kita mulai dari yang paling normal. hewan ketiga :

tante upin
kelinci = jinak, halus, lembut, suka makan wortel kayak gue (lembut? jangan-jangan tante upin diam-diam punya hobi berendem di larutan pelembut pakaian)

tante uwo
lumba-lumba = menyenangkan, ramah, lucu, pinter, jago atraksi (ternyata diam-diam aku jago atraksi!! *lompatin hula hop* )

tante ana
kelinci = bau, imut, enak (enak?? tante ana harus waspada sama sumanto)

dan jawaban ter-epic...

tante dokter
monyet = LIAR, NAKAL, BRUTAL 

ada yang punya nomor kontaknya tong sam cong?
Rabu, 28 Agustus 2013

Tentang Kita : Aku dan Kamu

teruntuk kamu, sosok dalam memori patronusku..


aku tidak bisa menjanjikan kita kan selamanya
juga tak bisa menjanjikan hanya kamu peran utama
yang bisa kujanjikan adalah...
kita kan kuperjuangkan selama yang kubisa
dan kamu selalu jadi pemeran utama dalam kisahku yang berjudul 'tentang kita : aku dan kamu'
selalu..

Senin, 26 Agustus 2013

Scary Story 2

saat ini lagi happening banget film the conjuring. udah pada nonton belum? belum? ah, payah. ngga gaul. sama dong.. ( .____.)
iya, sampai saat ini aku belum nonton the conjuring. tingkat kegaulanku menurun. dari yang tadinya nol turun jadi minus. tapi biarpun belum nonton filmnya, alur ceritanya udah bisa kupahami dari trailernya dan juga dari cerita teman-temanku yang udah nonton. yaa, intinya tentang keluarga yang pindah rumah dan rumahnya itu berhantu, keluarga itu pun digangguin. gitu kan yah?

banyak yang bilang film ini serem. banget. dan yang paling bikin serem adalah kenyataan bahwa film ini kisah nyata. ya, berarti cerita tentang gangguan dari makhluk lain itu benar adanya. aku sendiri ngga terlalu kaget sih, karena temen-temen di sekitarku pun ada yang pernah mengalami kejadian-kejadian berbau "unik" macam begitu. ngga separah di filmnya sih yang sampai (katanya) ada bunuh-bunuhan, tapi tetep aja denger ceritanya bikin merinding. ngeliat penampakan 'mereka' lah, denger suara cekikikan lah, barang dihilangin lah, dan gangguan lainnya yang bisa bikin bulu kuduk goyang cesar. aku sendiri pun pernah, salah satunya pernah kuceritain disini dan kisah lainnya akan kuceritakan sekarang.

*matiin lampu*
*tutup gorden*
*nyalain lilin*

jadi begini ceritanya..

waktu kuliah dulu, sejak semester 5 aku magang di kampus sebagai asisten lab. sebagaimana namanya asisten, tugasku membantu pekerjaan instruktur mengajar praktikum komputer di lab komputer. aku ditempatkan di lab D, lab besar dengan fasilitas 61 unit komputer. 60 untuk mahasiswa, 1 di depan untuk instruktur. meja untuk mahasiswa diatur 3 baris dan 10 deret. jadi total 30 meja dan  di tiap meja ada 2 komputer bersebelahan. karena kapasitas lab yang besar, di lab D ditugaskan 2 orang aslab, aku dan seorang lagi namanya Rendi.

suatu hari Rendi ngga masuk karena izin. lab D pun dihandle oleh Pak Ilam -instrukturku- dan aku berdua. agak kerepotan karena kelasnya penuh, tapi overall semua berjalan normal seperti biasa sampai pelajaran selesai. sepeninggal para mahasiswa, semua komputer masih dalam keadaan nyala tapi monitornya mati. kondisi ini kalau menurut bahasaku lagi tidur-tidur ayam. jadi monitornya gelap, tapi kalau mousenya digerakin atau keyboardnya dipencet, monitornya hidup lagi.

selesai pelajaran, Pak Ilam ninggalin lab duluan karena ada jam di kelas lain.

"Chi, saya ke atas ya, " pamit Pak Ilam, "nanti tolong komputernya dimatiin semua sekalian,"

"Iya, beres Pak!" jawabku.

sebagai asisten yang patuh, rajin menabung, rajin belajar, rajin imunisasi sejak kecil dan selalu makan makanan empat sehat lima sempurna, segera kujalankan perintah bapak untuk matiin semua komputer. berhubung aku sedang ada di belakang, kumulai mematikan komputer dari deret belakang. awalnya semua baik-baik aja, ngga ada keanehan apapun, sampai aku matiin komputer di meja pojok kedua dari belakang.

pertama kumatiin komputer di sebelah kiri. setelah mati, kulanjut dengan matiin komputer di sebelahnya. tiba-tiba saja sesuatu menarik perhatianku. monitor dari komputer di sebelah yang sudah kumatiin tiba-tiba nyala lagi. dan komputer-komputer lain yang tadinya lagi tidur-tidur ayam tiba-tiba SEMUA MONITORNYA HIDUP SERENTAK.

IYA, TIBA-TIBA SEMUA MONITORNYA HIDUP SERENTAK. NYALA SENDIRI. SEMUANYA.

saus tartar. sambel ijo. asinan bogor. terasi udang.

aku hening sebentar. aku merinding. bulu kudukku jinjit, bukan berdiri lagi. segera aku lari ninggalin lab dengan kecepatan super. GYAAAAAAA!!!!

kalau menurut dosen yang kuceritain cerita ini, katanya sih emang lab itu ada yang nungguin, dan katanya dia mau ngasih salam perkenalan ke aku. doeng. kenalan sih kenalan, tapi ngga gitu-gitu juga kaleeee.. bisa kan cara lain, kirim surat kek, add facebook kek, atau follow twitter gitu, terus kirim mention 'follback eaaa..'

dan ngga tau kenapa selama 3 semester menjabat aslab, aku SELALU kedapetan megang lab D. hiks. tapi Alhamdulillah ngga pernah 'digangguin' macam begitu lagi, paling kadang-kadang kalau lab lagi sepi ngga ada mahasiswa tiba-tiba aja kedengeran suara orang ngetik dari belakang.

"biarin lah, dia juga mau belajar kali. asal ngga ganggu banget mah biarin aja," komentar Pak Hap, instruktur keduaku. iya sih..

nah, itu tadi ceritaku, bagaimana ceritamu?
Selasa, 06 Agustus 2013

Lebaran Sebentar Lagi

ngga berasa ya puasa tau-tau tinggal berapa hari lagi. kemaren mamaku aja sampai kaget pas sadar tanggal. 'ya ampun, udah tanggal segini?? ngga berasa ih sebentar lagi lebaran!' begitu katanya. aku juga kaget pas liat kalender. kagetnya gara-gara ada kecoak nangkring disitu tapi, bukan karena liat tanggal #apeulah. tiba-tiba kepikiran, kenapa ya kok bulan puasa kerasanya cepet banget? apa ini karena konspirasi wahyudi? atau karena pengaruh pemanasan global? atau karena kutau engkau begitu? #EdisiAndreHehanusa. kenapa ya?

setelah direnungkan, dicari jawabannya, diputer, dijilat, dan dicelupin, akhirnya aku tau jawabannya! jawabannya ternyata bisa kita dapatkan menggunakan teori relativitas Einstein. menurut teori relativitas Einstein, kalau kita duduk di atas kompor panas, waktu satu menit serasa satu jam. tapi kalau kita duduk bersama wanita cantik, -atau dalam kasusku lelaki tampan nan rupawan- waktu satu jam serasa satu menit. intinya ketika hal menyenangkan terjadi, waktu serasa berlari full speed. tapi ketika yang terjadi hal menyebalkan, waktu serasa ngesot dengan gerakan slow motion. jadi alasan kenapa bulan puasa rasanya cepet, karena bulan ini menyenangkan! ya ngga? :)

sampai jumpa Ramadhan, maaf kalau suguhan amal dan kebajikan yang kusajikan masih kurang banyak untuk menjamumu. semoga tahun depan engkau masih bisa disambut oleh aku yang baru, yang lebih baik dari aku yang sekarang..