Pages

Kamis, 20 Maret 2014

Interview Kerja? Aku Siap, Aku Siap!

postingan ini lanjutan dari postingan sebelumnya. yang belum baca, baca dulu disini ya..

aku siap, aku siap! berangkat!

rumahku terletak di dalam komplek perumahan. untuk menuju jalan raya harus jalan dulu sampai depan gerbang perumahan. ngga harus jalan sih, naik sepeda atau motor juga bisa, karena ada tempat penitipan motor dan sepeda di dekat gerbang depan. dulu aku pun sering naik sepeda dari rumah dan titip disana. tapi semua itu berubah sejak aku beratraksi loncat indah ke dalam got bersama sepeda. sepedaku pun rusak dan jadinya ngga bisa dipake lagi. hiks.

yang menyebalkan sejak kejadian itu, tiap ada orang yang bertanya padaku apa aku bisa naik motor, jerapah dan sahabatku yang lain akan segera nyeletuk, "boro-boro naik motor, dia naik sepeda aja nyungsep ke got!"

jadi khawatir. bayangin kalau misalnya ada cowo ganteng macam kakak al yang pengen kenalan, lalu dia nanya ke temennya, "eh, lu kenal oci ngga?"

dan temannya menjawab, "oh, oci yang naik sepeda aja nyungsep ke got?"

lalu kakak al pun balik kanan, bubar jalan. miris. seandainya dijadiin ftv mungkin judulnya "cintaku terhalang got dan sepeda".

aku terus berjalan menuju pangkalan angkot. setelah beberapa lama berjalan, sensasi ngga mengenakan menghinggapi kakiku. rasanya perih perih nyoy kalau kata bang ocid. perih di daerah tumit atas, kelingking, dan bawah jempol. aku berhenti sejenak dan melihat kakiku. ternyata lecet gara-gara sepatu. aku pun bimbang, antara beli hansaplas dulu ke alfa atau lanjut jalan. berhubung jarakku lebih dekat ke angkot, maka kuputuskan untuk tahan saja dulu sakitnya dan segera naik angkot.

setelah beberapa menit perjalanan, aku tiba di tempat janjian yang telah aku dan jerapah sepakati. aku turun dari angkot. tampak jerapah sudah menunggu.

"kakinya kenapa?" tanya jerapah ketika melihat aku berjalan dengan terpincang-pincang dan tertatih-tatih, persis kangguru main engklek.

"lecet." aku memperlihatkan lecet di kaki seraya meringis tapi tetap manis kayak kue lupis yang dimakan mila kunis.

"ciee, sepatu baru, kenalan dooong.." ujar jerapah. berhubung dia anak masa kini yang gaul sosmed, kenalannya bukan dengan nginjek sepatu, tapi dengan kirim mention "folbek eeaa" ke akun sepatuku. (maksa. bodo. weee.)

"terus kita kemana nih? tempat banknya dimana?" tanyaku

"ng.. ngga tau," jerapah menjawab dengan tanpa dosa "tapi kata temennya onta (onta ini kekasihnya) sih di sekitar sini, kita jalan aja, nyari."

daerah itu memang daerah padat pertokoan. barisan ruko-ruko berjejer sepanjang jalan. kami pun berjalan menyusuri deretan ruko setapak demi setapak. aku berjalan tertatih-tatih. kakiku makin cenat-cenut. tiap langkah yang kuambil seperti siksaan.  andai alm. meggy z ada di posisiku saat ini, dia pasti nyiptain lagu sakit hati dan sakit kaki, bukan sakit gigi. daripada sakit kaki, lebih baik sakit hati iniii, biar tak mengapaa..

jauh berjalan sampai ujung ruko, tapi bank tempat tujuan kami belum juga ditemukan. kakiku mulai lemah tak berdaya.

"disitu ada satpam tuh, mending kita tanya deh," usulku ketika melihat sesosok satpam sedang berdiri dengan gagahnya.

kami pun menghampiri sang bapak satpam dan bertanya.

"pak, kalau bank B**N lokasinya dimana ya pak?"

"wah, kalau bank B**N mah disana neng!" bapak itu menunjuk ke arah kedatangan kami. aku lemas. kakiku kena serangan jantung ringan. kami balik arah, berjalan lagi ke arah kedatangan kami tadi dengan gontai dan kaki yang makin nyut-nyutan.

akhirnya, bank tujuan kami pun ketemu. lokasinya ternyata berada di dekat tempat awal kami janjian tadi. jgerr. aku mau pingsan. kakiku mau menjerit pilu dengan penuh nestapa. jerapah mau kentut. jokowi mau nyapres.

kami segera masuk. seorang satpam menyambut kedatangan kami lalu menyuruh kami naik ke lantai 3. di lantai 3 sudah berkumpul beberapa orang yang juga akan ikut psikotes. ngga berapa lama, seorang mas-mas dari bagian hrd datang. setelah memperkenalkan diri lalu dilanjut berbicara beberapa patah kata pembuka dan penjelasan, dia mulai membagikan selembar kertas mirip kertas ljk sekolah dan sebuah buku soal untuk masing-masing orang.

soal dalam buku tes itu berhubungan dengan karakter personal. setiap soal berisi 2 pernyataan, dan cara mengerjakannya, kita harus memilih satu dari dua pernyataan tersebut, mana yang paling mendekati karakter kita. contoh:

1. A. saya habis ngupil, upilnya dipeperin ke bawah meja.
    B. saya habis ngupil, upilnya dikumpulin, digumpalkan sampai besar untuk bahan isi meriam.

2. A. saya menolak datang ke nikahan mantan
    B. saya datang ke nikahan mantan, kasih amplop kosong, makan sebanyak 3 hari makan porsi kuli kopra

ya begitulah kira-kira. soal yang dikasih ada sebanyak 80an. setelah beberapa menit, sebagian besar di antara kami sudah selesai mengerjakan tes. aku dan jerapah membereskan perlengkapan tulis kami, bersiap-siap pulang.

tak lama waktu habis. mas-mas hrd mengumpulan semua kertas ljk yang sudah selesai. aku dan jerapah sudah mengambil ancang-ancang untuk bangkit dari kursi. tapi bukannya mempersilahkan pulang, mas hrd malah membagikan lagi kertas ljk dan buku soal baru. walaah, ternyata belum selesai. aku dan jerapah kecele bin tengsin.

sudah terbayang-bayang mau pulang, ditambah lapar dan perih yang melanda kaki membuatku kurang konsen mengerjakan tes ini. tes ini menyangkut seputar dunia kerja. tiap soal berisi kendala dan masalah yang kemungkinan terjadi ketika bekerja, lalu disediakan empat opsi tindakan yang mungkin dilakukan.

kepalaku berkunang-kunang. perut mengerang-ngerang. kaki kejang-kejang. kubaca soal berikutnya tanpa semangat.

anda melakukan presentasi di depan nasabah, tapi dia tampak tak tertarik dan menolak. apa yang anda lakukan? 
a. mengulang presentasi dan menekankan di bagian keunggulan produk anda
b. sewa preman kekar dan sangar menggantikan anda presentasi
c. menangis meraung-raung di kaki nasabah, memohon agar dia tertarik
d. tutup presentasi, selesaikan, cari nasabah lain

heh, bodo amat, dia ngga mau ya udah, aku tutup presentasi, selesaikan, cari nasi padang dan beli hansaplas, rutukku dalam hati sambil memilih jawaban d. kuselesaikan soal-soal tes itu dengan asal. jerapah di sebelahku pun tampak sudah penat dan tak bersemangat.

"aku laper nih.." bisiknya pelan. ah, ternyata kami tak hanya sahabat sehati, tapi juga sahabat seperut.

mas hrd kembali membagikan kertas ljk dan buku soal baru setelah tes kedua selesai. kali ini tes logika. ya Tuhan, makan nasi nambah 2 kali aja begah, apalagi makan soal. aku sudah putuskan kalau setelah ini mas hrd bagiin soal lagi, aku akan tolak dengan halus sambil berkata, "ngga ah, makasih mas, udah kenyang." tapi ternyata tes ketiga tadi tes terakhir. jam menunjukan pukul 11. mas hrd mengijinkan kami semua untuk istirahat. yes yes. aku dan jerapah yang sudah ngga sabar pengen segera keluar hanya mendengarkan sekilas instruksi lanjutan dari mas hrd. yang kami dengar hanya kumpul lagi disana jam 1.

aku dan jerapah segera melesat dengan kecepatan tinggi mendekati kecepatan cahaya menuju minimarket terdekat untuk jajan. ngga lupa juga beli hansaplas untuk kakiku. ini penampakan kaki setelah pake hansaplas. betewe hansaplasnya wutu anet, gambar karakter cars. :3

ada kepala kucing nongol, pengen ikut nampang juga dia
menunggu hingga jam 1, kami berdua duduk-duduk di trotoar rumput pinggir jalan sembari ngemil dan popotoan. serasa lagi piknik. kurang rantang sama tiker aja. jam 1 kurang 5an, kami balik lagi ke tempat tadi. kami siap untuk interview! yeah!

di perjalanan kami berpapasan dengan mbak yang tadi juga ikut psikotes. kita sebut saja namanya mbak mawar. kami pun saling lempar senyum, karena kalau lempar lembing ngga ada tombaknya, kalau lempar jumroh lah kan kita bukan setan.

"mbak berdua lulus tes juga ya?" mbak mawar bertanya membuka percakapan. 

kami berdua bengong, "eh, lulus tes?"

"iya, tes yang tadi. kan tadi udah dipasang pengumuman di depan pintu yang lulus tes siapa aja. yang lulus lanjut interview jam 1, yang ngga boleh pulang," terang mbak mawar.

aku dan jerapah syok ringan, lalu berlari menuju pintu. benar saja. disana tertempel selembar kertas pengumuman lulus tes. dan nama kami berdua........

ngga ada.

ngga ada.

ngga ada. *dapet piring cantik*

kita gagal tes. sekarang aku tau perasaan indra widjaya waktu gagal idol.

"i-ini kapan dipasangnya mbak?" 

"udah dari tadi kok,"

sontak aku dan jerapah pun ngakak. gantian mbak mawar yang bengong ngeliat kita ketawa membahana. duh, efek lapar dan kaki nyut-nyutan, ngga dengerin dengan seksama intruksi lengkap dari mas hrd dan akhirnya 'piknik' sia-sia di pinggir jalan. 
Jumat, 07 Maret 2014

Psikotes Kerja? Aku Siap, Aku Siap!

beberapa hari yang lalu, jerapah menghubungiku minta ditemani ke sebuah bank untuk ikut psikotes kerja. aku mengiyakan meski sebenarnya jadwal kegiatanku hari itu sangat sibuk. paginya aku harus ngelakuin penelitian tentang berapa bungkus arem-arem yang dibutuhkan untuk mengenyangkan perut orang dewasa. siangnya nonton ftv dilanjutkan dengan tidur siang. sorenya ngadain penelitian lagi dengan judul berbeda, tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan seseorang untuk pergi mandi setelah ngalungin handuk. sibuk lah pokoknya. tapi apa boleh buat, demi sahabat, aku rela meng-cancel jadwal penelitian dan nonton ftv. ngga berapa lama, jerapah mengabari lagi kalau lowongan yang tersedia disana ternyata untuk dua orang.

"ikutan aja," kata jerapah, "siapa tau kan kita keterima berdua kerja bareng."

okelah. maka aku pun segera mempersiapkan perlengkapan yang kira-kira dibutuhkan. karena ini psikotes, maka perlengkapan tempur yang harus dibawa selain cv dan kawan-kawannya adalah pensil 2b, rautan, penghapus, dan pulpen. berasa anak sekolahan mau UN ya. tadinya aku mau pakai seragam SMAku dulu biar lebih menjiwai, sayang udah ngga muat.

psikotes dimulai jam 9. jam setengah 8 kurang aku sudah rapi jali necis klimis ayu kemayu. siap berangkat. aku pun melangkah ke rak sepatu, mencari sepatu yang lumayan formal untuk momen macam begini. aku punya 3 kategori alas kaki, yang pertama alas kaki untuk rumah dan warung. yang masuk kategori ini diantaranya sendal jepit 10ribuan boleh beli di itc dan sendal hotel boleh bawa abahku pulang dinas luar kota. yang kedua alas kaki buat ngegaul macam sepatu kets dan sendal-sendal yang bagusan. dan yang ketiga alas kaki untuk acara formal dan kerja.

untuk kategori ketiga, kebanyakan yang ada di rumah adalah sepatu dan sendal berhak tinggi. ulah mamaku tersayang yang maksud hati pengen punya anak trendy tapi apa daya anaknya nerdy. beliin banyak alas kaki berhak buat anaknya, tapi di mata anaknya nampak seperti egrang jadi jarang dipakein. sebenarnya rata-rata haknya ngga tinggi-tinggi banget sih, kalau diukur masih lebih tinggi gengsiku, tapi tetep aja rasanya kurang nyaman bagiku untuk make alas kaki berhak tinggi. maka yang lebih sering kupakai adalah sepatu tipe moccasin yang haknya normal.

sedihnya, sebelah sepatu tercintaku itu digondol anjing beberapa hari yang lalu. jahat ya anjing itu, teganya dia memisahkan sepasang pasangan yang sudah ditakdirkan bersatu. hih. kalau anjing itu main sinetron, dia pasti jadi pemeran antagonis macam miska di cinta pitri yang selalu nyoba misahin fitri dan farel.

betewe ngomong-ngomong masalah anjing, aku heran deh sama iklan minuman bermerk ponari sweat itu. udah pada liat kan? iklannya itu bercerita tentang seorang cewe cakep yang lagi joging. ketika sedang lari-lari kecil, dia ngelewatin rumah yang ada anjingnya. entah dapet bisikan setan jail darimana, dia iseng ngeledekin anjing itu dengan meletin lidah. anjing itu pun marah, emang dia ikan apa dimelet-meletin? maka anjing itu beranjak ngejar cewe itu. cewe itu pun lari menghindari si anjing, lari dengan penuh gaya seperti penjaga pantai di film baywatch. wajahnya tersenyum santai dan tetap terlihat cantik.

oh, beach please. orang macam apa yang bisa tetap santai, gaya, dan tersenyum manis ketika sedang dikejar anjing? bukan main. aku sendiri pernah dikejar anjing, dan boro-boro senyum cantik, yang kulakukan ketika itu adalah lari terbirit-birit sekencang mungkin sambil nangis jejeritan manggil-manggil mama, lalu loncatin got tapi pijakan kaki ngga pas dan akhirnya malah nyusruk. dan aku pulang sambil nangis dengan langkah terseok-seok karena kaki berdarah. paradoks banget ya dengan cewe itu. 

menurutku ada dua kemungkinan kenapa cewe itu bisa tetep santai dan ngga takut ketika dikejar anjing. pertama, dia punya peliharaan yang lebih galak dan ganas dari anjing, mungkin godzilla atau dosen killer. kedua, dia biasa dikejar-kejar, entah dikejar tramtib, rentenir, atau dikejar bayang-bayang masa lalu.

oke, kembali ke cerita. aku pun bengong di depan rak sepatu, bingung mau pake sepatu yang mana.

"pakai sepatu yang ini aja nih." mamaku menyodorkan sepasang sepatu hak tinggi. sepatu yang sudah lamaaaa banget dibelikan mama untukku tapi ngga pernah kupakai sama sekali. haknya ngga terlalu tinggi, sekitar 5 senti. aku menghela napas. ya sudahlah daripada ngga ada, pikirku pasrah sambil memakai sepatu itu kemudian segera berangkat.

aku siap! aku siap!

..to be continued

lanjutannya menyusul ya di part 2, biar kayak film-film beken ada part-partnya. ciao!

Sabtu, 08 Februari 2014

Sejenak Nostalgia

halo februari!
sudah sebulan lebih kehidupan berjalan di tahun 2014. gimana kabarnya sejauh ini, baik-baik aja? kesehatan oke? keuangan bagus? asmara lancar? kalian melihat gunung? dimana?

oke, maaf, tadi dibajak dora. kasian dia, habis berpetualang di kebun strawberry, dia tersesat dan tak tahu arah jalan pulang. iya, dia habis berpetualang sama vokalis rumor. boots ngga ikut gara-gara munculnya peraturan yang ngelarang topeng monyet. dia takut kena razia dan ditangkep, jadinya dia ngga main sama dora lagi. sun go kong pun sekarang lagi ngumpet di gua huakwo, takut kena razia juga. kasian tong sam cong, sekarang dia mengembara ke barat cuma berdua sama adik sah setelah sebelumnya ti patkay mati ditabrak burung. burung yang nabrak ti patkay itu akhirnya mendapat hukuman dari raja neraka. bukan hukuman 1000 kali reinkarnasi, tapi hukuman terbang melewati celah antara dua pipa hijau yang saling berhadapan secara vertikal.

duh, jadi melenceng jauh gini. sudahlah, mari kita lanjut..

beberapa hari yang lalu, aku berkumpul bareng teman-teman smaku. dan biasa, kalau cewe-cewe udah ngumpul, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah ngerumpi. kami pun ngobrol, membahas tentang ini itu, segala macam. kemudian obrolan  kami sampailah pada cerita tentang masa sma dulu. tentang masa-masa labil kita. tentang waktu dimana tulisan gede kecil masih dianggap keren. tentang zaman dimana friendster menjadi media sosial paling heitz.

ah, ya ampun, masa-masa itu..
tiba-tiba jadi terkenang..

waktu sma, aku punya sahabat dekat, sebut saja namanya miss lebaii (iya pake i dua, bukan pake y). miss lebaii adalah julukan dia ketika sma. kalau diminta mendeskripsikan dia dengan satu kata, lihat aja nama julukannya. iya, lebaii. cara berbicaranya ekspresif. kalau bercerita, badan dan tangannya ngga mau diem, ikut "berbicara". tindak-tanduknya pun pecicilan, kadang suka tiba-tiba badannya jojogetan sendiri. heboh deh anaknya. tapi seru, baik dan rajin menabung pula (bagian akhir sekedar cari aman, takut dia baca. hehe.. :p)  

aku pernah baca sebuah quote yang berbunyi, "sahabat baik ngga akan ngebiarin kamu ngelakuin hal gila...
..sendirian."
dan itu benar adanya. banyak hal gila yang dulu sering kita lakukan. seperti kata bryan adams, we were young, and wild, and free.

kita pernah berdebat hanya karena ngeributin lebih mending mana, ngga tau malu atau ngga punya malu. saling ngotot dan ngga mau kalah, akhirnya jam istirahat kita berkeliling, nanyain satu-satu semua orang yang kita kenal, mending ngga tau malu apa ngga punya malu. hasilnya? mbuh. wong lupa kita hitung banyakan yang jawab apa. haha.

di smaku dulu, masjidnya punya dua lantai. lantai bawah untuk lelaki, lantai atas untuk perempuan. sebagaimana bangunan berlantai dua, di atas disediakan balkon dikelilingi tembok setinggi dada. dan disinilah kami lakukan kegilaan kami yang lain. setiap habis salat, seringkali kami berdiri di balkon, melihat pemandangan di bawah, nyari orang yang kita kenal, manggil namanya kenceng-kenceng, lalu buru-buru ngeringkuk ngumpet sambil cekikikan ngebayangin orang itu celingukan nyari siapa yang manggil namanya. ngga berapa lama setelah keadaan dirasa sudah aman, kami berdiri, melihat ke bawah lagi mencari korban berikutnya.

sebagaimana anak muda yang lagi beranjak gede, kami berdua terkadang suka khilaf kalau melihat kakak kelas atau adik kelas yang berwajah kiyut. dan masa itu, pernah kami kesengsem sama kakak kelas yang wajahnya mirip salah satu vokalis yovie n nuno. karena kita ngga tau namanya, kita panggil kakak itu dengan sebutan kakak BAMPIO, singkatan dari Biarkan  Aku Menjaga Perasaan Ini Oh. lagu itu memang sedang heitz pada masa itu. setiap kali berpapasan atau kakak itu melewati kelas kami, selalu lagu itu kami nyanyikan dengan segera. kalau ada pembaca tulisan ini yang semasa SMA-nya dulu sering banget ngedenger lagu itu dinyanyiin di dekatnya, salam manis manja dari kami berdua ya, kakak bampio! :)

ah, ya ampun, masa-masa itu..

layaknya hubungan pacaran, hubungan persahabatan pun ngga selalu adem ayem gemah ripah loh jenawi. begitu pula dengan kami. waktu kenaikan kelas tiga, kelas kami terpisah, ngga sekelas lagi. awalnya masih baik-baik aja, masih sering ketemuan saat jam istirahat dan pulang bareng. tapi lama-lama dia mulai asik dengan teman sekelasnya dan begitu pun aku dengan teman sekelasku. kadang aku masih suka main-main ke kelasnya, tapi rasanya aneh dan kurang nyaman harus ikut nimbrung ketika dia dan teman-temannya asik ngobrolin hal yang aku ngga ngerti. jadi pelan-pelan aku ngejauh, ngga terlalu sering bareng dia lagi dan lebih milih sama teman sekelasku.

beberapa hari kemudian, ketika sedang asik main friendster, ngga sengaja terlihat satu postingan baru di bulbo dari miss lebaii. dari dulu kadar kepoku memang tinggi. penasaran, segera postingannya kubuka dan kubaca. isinya tentang dia kecewa denganku karena ngerasa aku ngejauh. dia ngerasa aku ngelupain teman lama karena ada teman baru. jger. aku shock. kaget. bumi gonjang ganjing.

sejak itu, terjadi perang dingin di antara kami. bukan perang saling lempar es batu, tapi saling ngediemin satu sama lain. mungkin kita sama-sama gengsi untuk menyapa dan minta maaf duluan. juga sama-sama keras kepala ngga mau ngaku salah. maka kita saling mengacuhkan satu sama lain. tapi ngga berlangsung lama kok, beberapa hari kemudian kami baikan lagi. entah gimana, tiba-tiba aja baikan. mungkin karena kita sama-sama saling rindu.

ah, ya ampun, masa-masa itu..

benar kata orang, masa SMA adalah masa yang indah, masa yang bila terkenang lagi di kemudian hari, mampu membuat kita tersenyum geli. 

ah, masa muda.. 

Senin, 27 Januari 2014

Renungan Tentang Jomblo

aku single. atau dalam bahasa anak muda jaman sekarang : jomblo. jujur, aku sendiri sebenarnya ngga merasa bermasalah dengan status ini. i'm happy enough, even without a man who gives me a bouquet of flower and says 'i love you' at least twice a day. i'm fine.

tapi bagi kebanyakan orang, termasuk teman-temanku diantaranya, kayaknya jomblo itu masalah. entahlah kenapa, mungkin mereka  kebanyakan baca tweetnya @radityadika, @poconggg, dan akun-akun lain yang merasa lucu menjadikan jomblo sebagai bahan lelucon sehingga akhirnya jomblo nampak hina.

padahal apa yang salah dengan jomblo? apa yang salah dengan orang yang belum menemukan pasangan yang tepat? kalau emang belum ketemu jodohnya ya mau gimana? masa mau dipaksain pacaran sama orang yang ngga begitu 'klik' cuma karena ngejar status? itu status apa maling sampe kekeuh banget ngejar?

jomblo, single, lajang, atau apapun itu namanya, merupakan fase yang nanti juga akan berakhir dengan sendirinya ketika datang waktu yang tepat untuk mengakhiri. nikmatin ajalah fase ini, enjoy your freedom before it's over.

rayakan kebebasan sebelum muncul orang yang akan mengekang kamu lebih dari yang orang tua kamu lakukan. rayakan kebebasan sebelum muncul orang yang memberi kamu larangan ini itu lebih banyak dari larangan yang dikasih orang tua kamu. rayakan kebebasan, sebelum hidup kamu disibukan dengan drama-drama yang apeu banget macam telat sms aja ngambek, sms ngga dibales marah-marah, lupa tanggal jadian ngomel, status fesbuk ngga di-like murka, kesiram sambel ngamuk, dan drama lainnya yang ngga kalah absurd.

nikmati waktu yang ada, habiskan dengan orang tua dan para sahabat. bukan rahasia umum kalau pacaran bikin orang lupa keluarga dan lupa teman. jadi curiga, jangan-jangan salah satu kegiatan orang pacaran itu saling jedotin kepala ke tembok sampai sedikit amnesia, makanya mereka sampe bisa lupa orang tua sama temen gitu.

sahabatku sendiri semenjak punya pacar jadi jarang ikut ngumpul bareng lagi. ada waktu luang dipake bareng pacar, kemana-mana bareng pacar. berasa di dunia cuma ada mereka berdua, dan yang lain cuma makhluk astral yang ngga nampak wujudnya. hiks, sedih jenderal, sedih. begini toh rasanya dicampakan. #halah #ikutandrama

kalau bicara dari sudut pandang agama, terutama agamaku,pacaran itu sendiri sebenarnya sangat ngga dianjurkan. lha wong belum ada ikatan sah, belum ijab qabul, udah manggil ayah bunda. kasian kan kalau putus, nikah aja belum udah jadi duda janda. dan setelah putus, gimana ngurus harta gono gininya coba, lihat yang sah aja kayaknya ngurusnya riweuh. cape deh.

makanya kalian yang jomblo, udahlah ngga usah sedih bin frustasi gitu. abaikan ledekan mereka yang menghina, mari kita balas dengan prestasi! u yeah! mengutip tweetnya @jukihoki, kalau ada yang ngeledek "truk aja gandengan, kok elo ngga?" balaslah dengan "iya, gue bukan truk gandeng, gue pesawat jet. lebih keren."

sedap. muhahahahaaa.

yah, intinya apapun statusnya, entah itu single, in a relationship, married, atau janda-duda sekalipun, nikmatin aja setiap fasenya. setiap fase pasti ada sisi enak dan ngga enaknya kok. juga jangan lupa kita hargai dan hormati perbedaan SARAS (Suku, Agama, Ras, Antar golongan, Status) di antara kita.

salam jomblo

Jumat, 24 Januari 2014

Untuk Kasih Tak Sampai

Kau bintang. Tinggi, tak terjangkau, jauh. Bukan terpisah oleh jarak ribuan tahun cahaya, tapi terpisah oleh garis takdir.

Kau dongeng. Fantasi dalam duniaku. Dunia dimana naga besar penyembur api dan sekuali emas di ujung pelangi terasa lebih nyata dibandingkan sosokmu.

Kau mimpi. Mimpi yang tetap akan jadi mimpi. Bayangan yang menghilang ketika aku terbangun menatap dunia nyata.

Kaulah tangan yang tak bisa kutepuk, hati yang tak mampu kusentuh.

Rabu, 01 Januari 2014

Seputar Tahun Baru di Rumah

haee, selamat tahun baru semuanya! huuuuh huuuuh! *suara lagi niup gorengan panas* *karena niup terompet udah terlalu mainstream*

bermacam-macam hal orang lakukan untuk ngerayain tahun baru kemaren. ada yang pasang bakaran buat bakar-bakar, ada yang pasang kembang api, ada yang pasang tenda buat ngumpul, ada yang pasang lapak jualan, ada yang pasang aksi nyopet di tengah keramaian, dan ada juga yang pasang muka sendu karena cuma ngerayain di rumah.

untuk yang kategori terakhir, jangan sendu jangan sedih, tahun baru di rumah pun menyenangkan kok, banyak hal bisa dilakukan di rumah ketika tahun baru. apa aja, mau tau? mau tau aja apa mau tau banget? duh, soooo yesterday, 2013 banget yeee.. nah, ini dia!

1. nonton tivi
sesadis-sadisnya kamu ngumpat acara tivi karena tayangannya yang ngga mutu, tapi tivi bisa berubah jadi sahabat yang pengertian dan menyenangkan bagi orang-orang yang malam tahun barunya di rumah. film-film bagus bertebaran di setiap stasiun tivi. siaran live yang meliput acara-acara musik dari pusat keramaian pun ada. aku sendiri lebih suka nonton acara panggung musik dari tivi daripada nonton langsung. bayangin kalau nonton langsung dari sana, udah mah rame dempet-dempetan, nontonnya berdiri, ngga bisa sambil ngemil, dan kalau sial, dapet tempat di deretan belakang dimana yang manggung cuma keliatan segede batang korek. belum lagi tempat rame gitu kan biasanya rawan copet. kalau copetnya ganteng macam adipati dolken dan yang dicopetnya hati sih ngga papa.

lebih enak nonton dari tivi kan, wajah artis yang manggung kelihatan jelas, dan nontonnya pun bisa sambil leyeh-leyeh santai. apalagi kalau ditemani cemilan dan minuman. sedap.

2. cengkrama bareng keluarga
keluarga itu selalu ada, ibarat peranakan reksona dan mekdi, setia setiap saat 24 jam sehari 7 hari seminggu. eh btw gimana bentukannya ya peranakan reksona dan mekdi? deodoran wangi ayam goreng? atau ayam goreng bumbu deodoran? ah sudahlah, ngga usah dipikirin, lanjut aja ke paragraf berikutnya.

nah, melewati malam tahun baru bareng keluarga pun menyenangkan lho, banyak hal bisa dilakukan. bisa main kartu bareng, ngobrol bareng, atau masak besar terus makan bareng.

3. nonton kembang api
ngga usah jauh-jauh ke pusat keramaian kalau mau liat kembang api, di lingkungan sekitar kita pun pasti ada seorang atau beberapa yang pasang kembang api. kalau nyalain kembang api itu ibadah, hukumnya pasti fardu kifayah. yang ngerjain satu, tapi yang nikmatin banyak. ngga usah keluar modal, tinggal keluar rumah, dongakin kepala ke langit.

4. tidur
ini untuk yang tahun barunya pasang muka ngantuk. tapi mungkin bakal kurang nyenyak karena terganggu suara kembang api. sebagai alternatif, pasang penyumbat telinga biar ngga keberisikan, lalu bangun pas subuh ketika yang habis ber-euforia pulang dan siap-siap tidur. kemudian pasanglah kembang api sebanyak-banyaknya sebagai balas dendam! MUHAHAHAHAHAAHAAA!!!!

oke itu dia hal-hal yang bisa dilakukan ketika tahun baru di rumah. telat sih ya baru ngepost sekarang, tapi ngga papalah mungkin bisa berguna untuk tahun baru 2015 nanti.

selamat tahun baru 2014!

Kamis, 26 Desember 2013

Ini Resolusiku, Bagaimana Resolusimu?

hari ini tanggal dua puluh enam bulan desember, perasaan jangan terus dipendam entar si dia keburu disamber. lah ini kenapa malah jadi mantun? ( -___-) ulang lah, ulang!

hari ini tanggal dua puluh enam bulan desember, ini berarti 2013 usianya udah ngga lama lagi, hanya tinggal hitungan hari. dan di penghujung tahun ini aku mau ngucapin kalimat standar yang sering diucapkan orang-orang tiap akhir tahun, yaitu....

gila, ngga berasa ye udah mau tahun baru lagi. waktu cepet banget berlalu. time flies. with super speed jet plane.

sebagaimana idul fitri identik dengan makan ketupat dan natal identik dengan ngasih hadiah, tahun baru pun punya beberapa hal yang identik dilakukan, diantaranya membuat resolusi untuk tahun depan -yang hanya bertahan di awal tahun kemudian terlupakan sepanjang tahun dan digantikan resolusi baru lagi di akhir tahun- #pfftt #truestory #ekebingits

tahun lalu, resolusiku adalah aku harus nurunin berat badan. seperti apa pelaksanaannya? mari kita lihat..

awal tahun : mencoba diet dan berolahraga.

beberapa hari kemudian : "masa bodo dengan diet, aku lapaaaaarr!!"

pertengahan tahun : "diet? apa itu?"

akhir tahun : nangis di atas timbangan lalu bikin resolusi tahun depan harus ngurusin badan.

awal tahun baru : ulangi tahap pertama.

ya begitulah..

karena itu untuk tahun baru ini aku ngga mau bikin resolusi yang terlalu muluk-muluk. simple aja sih, semoga tahun yang baru nanti lebih baik dari tahun ini dalam semua hal. dari segi ibadah, karir, pendidikan, social life, berat badan, kehidupan,.. semuanya deh, termasuk masalah jodoh #uhuk. semoga juga nanti bisa makin rutin ngeblog, ngga macam orang gajian yang sebulan cuma sekali.

eh, itu kayaknya agak muluk ya? biarlah, aminkan saja semoga di tahun yang baru nanti bisa terlaksana. kalau ngga semua, ya sebagian besar lah. kalau ngga sebagian besar, ya beberapa lah. kalau ngga beberapa, ya satu lah. kalau ngga satu pun, ya nangis di pojokan sambil ngorek tanah aja lah.

nah, kalian sendiri udah bikin resolusi apa untuk tahun baru nanti?